Halo bertemu kembali!
Semoga anda dalam Trance Peak Performance hari ini dan tentunya pekan yang luar biasa ini!
Entah mengapa malam hari ini saya tidak sabar untuk menuliskan pesan ini untuk Anda.
Saya, seorang hypnotherapist pun akhirnya harus merasakan menjadi ‘korban’ hypnosis, hah? kok bisa ya ? ya bisa lah, masa bisa dong ?! hehehe… trus siapa dong yang menghipnosis saya?
Bukan lain, sang maestro hypnosis, semua hypnotherapist di Indonesia mengakui beliau sebagai The Dean of Hypnosis Indonesia, yaitu Mr Yan Nurindra.
Tidak cuma beliau saja, tetapi Sang Maestro NLP (Neuro Linguistic Programming); Mr Ronny F Ronodirdjo, International Licensed Trainer, sosok yang populer karena trainingnya bersertifikasi langsugn dari Maestro Dunia Dr Richard Bandler.
Dimulai pukul 09 pagi, diawali diskusi santai mengenai IBH (Indonesian Board of Hypnotherapy), lembaga yang menaungi para hypnotherapist di indonesia, yang bermanfaat melindungi para klien dan hypnotherapist.
Diskusi mulai menghangat, yaitu seputar Erricksonian Hypnosis yang sering menjadi topik seru di dunia NLP dan Hypnosis.
Secara singkat, Erricksonian Hypnosis adalah sebuah teknik yang memodel dari tokoh bernama Milton Errickson dalam menginduksi kliennya, teknik yang secara indirect (tidak langsung). Teknik yg sangat canggih bagi seorang hypnotist dan hypnotherapist untuk memulai ‘aksinya’ menghipnosis subject masuk ke kondisi ‘Trance’.
Bagi anda yang masih awam dengan hipnosis tentunya masih bingung. Tidak apa bingung, karena kalau anda masih bingung, berarti ini sebuah tanda bahwa anda sedang masuk kondisi Trance sambil membaca pesan ini.
Karena semakin Anda membaca pesan ini, semakin Anda mencoba menyadari dan memahami, bahwa kemampuan berbahasa bisa membawa seseorang kedalam kondisi Trance.
Beberapa kali dalam diskusi tersebut, saya menyediakan diri menjadi ‘klien’. Kecanggihan linguistik maestro-maestro ini membawa saya dalam kondisi trance untuk masuk ke hypnosis state.
Tidak terasa diskusi sampai ini berjalan sampai dengan jam 21 WIB, wow … 12 Jam!!! Thanks to Mr Yan Nurindra dan Mr Ronny, untung kemampuan otak manusia mampu merekam memory sampai dengan 900juta tahun! Masih banyak ruang kosong di pikiran saya yang masih ingin diisi oleh mereka.
Bagi ANDA yang SETUJU dengan SAYA bahwa ANDA masih BINGUNG dengan istilah-istilah diatas ?
atau masih BERTANYA-TANYA dalam hati apa sih MANFAAT ERRICKSONIAN HYPNOSIS?
MEMANG bisa diaplikasikan untuk kehidupan sehari-hari?
IYA ?
Kalau IYA, alangkah baiknya jika Anda mencoba mendapatkan jawabannya dengan berdiskusi bersama di Group Hypnosis Indonesia ini.
saya tunggu sharingnya dengan Anda.
(erricksonian approach)
Regards,
Imanudin Juli Triharto, CH, CHt, CI
www.transformind-institute.com

